Assosiasi Rekanan Pengadaan Barang
dan Distributor Indonesia

Visi dan Misi

PROGRAM UMUM ASOSIASI REKANAN PENGADAAN DAN DISTRIBUTOR INDONESIA MASA BHAKTI 2002 – 2007

BAB I PENDAHULUAN PENGERTIAN

Program umum ARDIN adalah pokok – pokok program yang ditetapkan oleh Musyawarah Nasional (MUNAS) ARDIN untuk Masa Bhakti 2002 – 2007, merupakan peningkatan, pengembangan dan kelanjutan dari Program umum sebelumnya untuk memberikan pedoman dan arahan dalam perwujudan tujuan ARDIN yaitu : Mempertahankan dan mengamalkan Pancasila dan UUD 1945 Menciptakan Masyarakat yang adil dan makmur yang merata Materiil dan Spirituil berdasarkan Pancasila. Mengembangkan kehidupan Demokrasi Pancasila Mewujudkan cita–cita bangsa yang dimaksud dalam Pembukaan UUD 1945. Program umum ini sebagai pedoman utama Pimpinan ARDIN di seluruh jajaran serta perangkat Organisasi ARDIN dalam mewujudkan rencana Kerja operasional. Perincian lebih lanjut dari Program umum ini dijabarkan dalam Program pelaksanaan . Pokok – pokok Program umum dan Program Pelaksanaan merupakan pedoman yang mengikat dan dilaksanakan oleh segenap jajaran ARDIN dalam arti wajib dilaksanakan secara nasional dengan tetap memperhatikan situasi dan kondisi.

RUANG LINGKUP

Ruang lingkup Program ini meliputi kegiatan : Kegiatan kedalam jajaran ARDIN Pembinaan dan pengembangan Organisasi ARDIN sebagai Wadah dari Rekana Pengadaan barang dan Distributor Indonesia. Kegiatan Keluar jajaran ARDIN Tanggung jawab dan peranan ARDIN dalam menciptakan kerangka landasan yang kokoh bagi pertumbuhan Pengembangan Pembangunan Nasional. Peran serta dalam ikut mempersiapkan iklim usaha yang kondusif, merupakan terciptanya kesempatan berusaha yang semakin luas dalam mengupayakan terciptanya Stabilitas Nasional menghadapi Era Globalisasi.

BAB II SIKAP DASAR

Dalam melaksanakan program umum ini, ARDIN berpegang pada sikap dasar untuk : Mengamankan, mengamalkan dan melestarikan Pancasila sebagai satu – satunya asas, idiologi Negara dan pandangan hidup bangsa sebagai mana termaktub dalam Pembukaan Undang – undang Dasar 1945. Mempertahankan tetap tegaknya dan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, berdasarkan UUD 1945. Mengetengahkan Program – program ARDIN, sebagai pengamalan Pancasila, bahwa pembinaan dunia Usaha Nasional termasuk Koperasi, etika berusaha dan berorganisasi, diarahkan agar mampu memegang peranan sebagai tulang punggung perekonomian yang sehat, sekaligus menciptakan pemerataan kesejahteraan, memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa, sehingga meningkatkan ketahanan Nasional. Menyadari sepenuhnya hal tersebut, ARDIN secara bersungguh – sungguh melaksanakan fungsi untuk turut bersama – sama dengan asosiasi yang ada dan dengan semua pelaku usaha pada umumnya menciptakan iklim dan tata hubungan yang mendorong terciptanya kondisi yang saling menunjang antara sesama pelaku Ekonomi. BAB III SASARAN Dalam rangka meningkatkan peran serta dan tanggung jawab ARDIN dalam memantapkan peranan ARDIN dalam mencapai tujuan perjuangan, perlu ditetapkan sasaran – sasaran yang hendak dicapai dengan memperhatikan tahapan perkembangan kehidupan bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasional dalam kurun waktu mendatang. Sasaran Program ARDIN untuk jangka menengah dan jangka panjang adalah sebagai berikut : Bersatu padu mendukung Reformasi sebagai semangat moral perjuangan untuk dapat keluar dari krisis ekonomi yang berkepanjangan yang telah bencana yang sangat hebat dengan dampak negatifnya yang begitu banyak diutarakannya, kegiatan produksi dan eksport terganggu, jumlah pengangguran yang terus meningkat, kegiatan perbankan yang morat – marit, jaringan distribusi barang dan jasa mengalami gangguan. Tingkat kepercayaan masyarakat ( confidence ) sangat rendah, yang tercermin dari kurs rupiah yang sangat mudah goyah dan cenderung melemah serta konsekwensinya adalah berupa tekanan harga – harga didalam negeri hingga berdampak pada menurunnya kegiatan produksi dan Investasi di dalam negaeri. Untuk itu marilah kita bersatu padu untuk mendukung Reformasi. dalam kaitan dengan krisis ekonomi saat ini usaha nasional perlu diselamatkan, dibangkitkan kembali dan diperkuat, sehingga diharpkan mampu berperan dalam mengatasi pengangguran, pemenuhan kesediaan kebutuhan masyarakat dan diharapkan juga menjadi pemutar roda perekonomian nasional. Membangun kembali kepercayaan masyarakat adalah merupakan kunci untuk keluar dari krisis yang berkepanjanagn. Pengembalian kepercayaan masyarakat ditempuh dengan langkah – langkah sebagai berikut : Berupaya untuk mengebalikan rasa aman terhadap semua pelaku ekonomi khususnya anggota ARDIN, terjaminnya keamanan serta ketertiban masyarakat pada umumnya. Langkah – langkah untuk perbaikan kebijakan Pemerintah baik di sector pemerintah maupun di sector usaha. Pembenahan dan pengembalian kepercayaan masyarakat terhadap sector perbankan yang merupakan jantung bali aliran pembiayaan ekonomi dan pelaksanaan system pembangunan nasional. Bagi kita pada saat ini, prioritas pembangunan ekonomi nasional pada saat ini adalah stabilitas yang dicerminkan dengan menekan inflasi pada tingkat yang rendah serta menekan dampak dari pengangguran. Pembangunan ekonomi dikembangkan dengan berbasis ekonomi Domestik pada daerah tingkat II (Kabupaten/Kotamadya), dalam hal ini pembangunan itu harus ada pada tingkat kemandirian yang tinggi, adanya persaingan sehat, keterbukaan dan pemerataan yang berkeadilan serta didukung oleh Industri yang berbasis sumber alam. Untuk itu ARDIN akan menekankan pengertian tentang Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor, Visi , misi dan strategis pemberdayaannya guna menambah pemahaman dan wawasan kita agar dapat berperan menjadi motor penggerak dalam pembangunan dan penataan ekonomi nasional. Misi dimaksudkan : Menjadikan ARDIN sebagai kekuatan ekonomi yang mampu berperan lebih besar dalam pembangunan nasional. Mewujudkan struktur perekonomian nasional yang kokoh dan mandiri. Menciptakan lapangan kerja dan kesempatan berusaha. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya khususnya anggota ARDIN. Visi dimaksudkan : Menjadikan anggota ARDIN sebagai pengusaha unggulan yang tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan jaringan kerja sama usaha, antar pengusaha anggota ARDIN agar ARDIN: Mampu menguasai pasar domestik dan luar negeri Dapat memperkuat struktur perekonomian nasional. Untuk semua itu kita berpegang pada satu Velue, Velue yang dimaksudkan : Etika dan moral berdasarkan azas kebersamaan / kerakyatan, kemartabatan dan kemandirian. Pemberdayaan anggota ARDIN agar lebih mengena pada sasarannya maka perlu mengacu pada Visi, Misi dan Velue tersebut, maka dirumuskan pula strategi jangka menengah dan panjang dalam pemberdayaan anggota ARDIN. Strategi jangka menengah / panjang meliputi : Meningkatkan prakarsa, kemampuan dan peran serta anggota ARDIN melalui peningkatan kwalitas sumberdaya manusia, serta pemanfaatan, pengembangan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dalam rangka mengembangkan dan memanfaatkan system dan kelembagaan serta usaha, untuk mewujudkan peran utama ARDIN di bidang kehidupan ekonomi.

Menciptakan iklim usaha yang makin kondusif, dan dukungan perkuatan bagi pengusaha anggota ARDIN. Penumbuhan iklim usaha mencakup aspek : Kebijaksanaan persaingan sehat dan pengurangan distorsi pasar. Kebijaksanaan ekonomi yang memberikan peluang bagi anggota ARDIN mengurangi beban biaya yang tidak berhubungan dengan pengadaan dan distribusi. Kebijaksanaan penumbuhan kemitraan, dengan prinsip saling memerlukan, memperkuat dan saling menguntungkan. Kebijaksanaan pencadangan tempat dan bidang usaha bagi anggota ARDIN. Kebijaksanaan meningkatkan dan memperluas sumber dan skim pembiayaan. BAB III SASARAN Dalam rangka meningkatkan peran serta dan tanggung jawab ARDIN dalam memantapkan peranan ARDIN dalam mencapai tujuan perjuangan, perlu ditetapkan sasaran – sasaran yang hendak dicapai dengan memperhatikan tahapan perkembangan kehidupan bangsa dan negara dalam mencapai tujuan nasional dalam kurun waktu mendatang. Sasaran Program ARDIN untuk jangka menengah dan jangka panjang adalah sebagai berikut : Bersatu padu mendukung Reformasi sebagai semangat moral perjuangan untuk dapat keluar dari krisis ekonomi yang berkepanjangan yang telah bencana yang sangat hebat dengan dampak negatifnya yang begitu banyak diutarakannya, kegiatan produksi dan eksport terganggu, jumlah pengangguran yang terus meningkat, kegiatan perbankan yang morat – marit, jaringan distribusi barang dan jasa mengalami gangguan. Tingkat kepercayaan masyarakat ( confidence ) sangat rendah, yang tercermin dari kurs rupiah yang sangat mudah goyah dan cenderung melemah serta konsekwensinya adalah berupa tekanan harga – harga didalam negeri hingga berdampak pada menurunnya kegiatan produksi dan Investasi di dalam negaeri. Untuk itu marilah kita bersatu padu untuk mendukung Reformasi. Dalam kaitan dengan krisis ekonomi saat ini usaha nasional perlu diselamatkan, dibangkitkan kembali dan diperkuat, sehingga diharpkan mampu berperan dalam mengatasi pengangguran, pemenuhan kesediaan kebutuhan masyarakat dan diharapkan juga menjadi pemutar roda perekonomian nasional. Membangun kembali kepercayaan masyarakat adalah merupakan kunci untuk keluar dari krisis yang berkepanjanagn. Pengembalian kepercayaan masyarakat ditempuh dengan langkah – langkah sebagai berikut : Berupaya untuk mengebalikan rasa aman terhadap semua pelaku ekonomi khususnya anggota ARDIN, terjaminnya keamanan serta ketertiban masyarakat pada umumnya. Langkah – langkah untuk perbaikan kebijakan Pemerintah baik di sektor pemerintah maupun di sector usaha. Pembenahan dan pengembalian kepercayaan masyarakat terhadap sector perbankan yang merupakan jantung bali aliran pembiayaan ekonomi dan pelaksanaan system pembangunan nasional. Bagi kita pada saat ini, prioritas pembangunan ekonomi nasional pada saat ini adalah stabilitas yang dicerminkan dengan menekan inflasi pada tingkat yang rendah serta menekan dampak dari pengangguran. Pembangunan ekonomi dikembangkan dengan berbasis ekonomi Domestik pada daerah tingkat II ( Kabupaten/Kotamadya ), dalam hal ini pembangunan itu harus ada pada tingkat kemandirian yang tinggi, adanya persaingan sehat, keterbukaan dan pemerataan yang berkeadilan serta didukung oleh Industri yang berbasis sumber alam. Untuk itu ARDIN akan menekankan pengertian tentang Rekanan Pengadaan Barang dan Distributor, Visi, misi dan strategis pemberdayaannya guna menambah pemahaman dan wawasan kita agar dapat berperan menjadi motor penggerak dalam pembangunan dan penataan ekonomi nasional. Misi dimaksudkan : Menjadikan ARDIN sebagai kekuatan ekonomi yang mampu berperan lebih besar dalam pembangunan nasional. Mewujudkan struktur perekonomian nasional yang kokoh dan mandiri. Menciptakan lapangan kerja dan kesempatan berusaha. Meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat pada umumnya khususnya anggota ARDIN. Visi dimaksudkan : Menjadikan anggota ARDIN sebagai pengusaha unggulan yang tangguh dan mandiri melalui pemanfaatan jaringan kerja sama usaha, antar pengusaha anggota ARDIN agar ARDIN: Mampu menguasai pasar domestik dan luar negeri Dapat memperkuat struktur perekonomian nasional. Untuk semua itu kita berpegang pada satu Velue, Velue yang dimaksudkan : Etika dan moral berdasarkan azas kebersamaan / kerakyatan, kemartabatan dan kemandirian. Pemberdayaan anggota ARDIN agar lebih mengena pada sasarannya maka perlu mengacu pada Visi, Misi dan Velue tersebut, maka dirumuskan pula strategi jangka menengah dan panjang dalam pemberdayaan anggota ARDIN. Strategi jangka menengah / panjang meliputi : Meningkatkan prkarsa, kemampuan dan peran serta anggota ARDIN melalui peningkatan kwalitas sumberdaya manusia, serta pemanfaatan, pengembangan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, dalam rangka mengembangkan dan memanfaatkan system dan kelembagaan serta usaha, untuk mewujudkan peran utama ARDIN di bidang kehidupan ekonomi. Menciptakan iklim usaha yang makin kondusif, dan dukungan perkuatan bagi pengusaha anggota ARDIN. Penumbuhan iklim usaha mencakup aspek : Kebijaksanaan persaingan sehat dan pengurangan distorsi pasar. Kebijaksanaan ekonomi yang memberikan peluang bagi anggota ARDIN mengurangi beban biaya yang tidak berhubungan dengan pengadaan dan distribusi. Kebijaksanaan penumbuhan kemitraan, dengan prinsip saling memerlukan, memperkuat dan saling menguntungkan. Kebijaksanaan pencadangan tempat dan bidang usaha bagi anggota ARDIN. Kebijaksanaan meningkatkan dan memperluas sumber dan skim pembiayaan.

 
Copyright 2005